Di bulan Agustus 2023, aku nggak sengaja lihat buku yang direkomendasikan seseorang di Instagram, anehnya aku nggak tahu orang itu. Langsung saja aku google pdf buku itu, dan menemukannya. Aku sudah baca setengah buku, belum sampai habis. Mungkin kalian bertanya "Lalu, kenapa harus buku ini yang direkomendasikan, dan bukan buku lainnya?."
Aku ingin menjadikan postingan ini pengenalan singkat kenapa aku bisa jatuh hati; ketika sudah kelar bacanya nanti, insyaallah aku cerita lagi pengalamannya. Seingatku, aku membaca lima buku di tahun 2023, sedikit sekali kan. Novel Tuesdays with Morrie, Sophie's World, Dunia Anna (satu-satunya novel terjemahan yang kubaca), buku Atomic Habits, dan the Art of thinking clearly. Aku tak bisa cepat membaca buku ini, karena sambil menyelami dan refleksi. Terlalu banyak informasi dan pembelajaran di setiap kata yang perlu kupelajari, jadi pelan-pelan saja.
| Tersedia di Gramedia dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia |
Buku Secrets of Divine Love yang ditulis oleh A. Helwa ini terbit pada tahun 2020, dan merupakan cetakan pertama. Gramedia memiliki terbitan Bahasa Inggris dan terjemahan Bahasa Indonesia; aku tetap membaca versi pdf dalam Bahasa Inggris. Aku sudah sangat jarang beli buku cetak karena soft copy bisa tersimpan apik di iBooks iPad atau hp yang kubawa.
Sejak memulai halaman pengantar, aku seakan diajak berjalan menyelusuri perjalanan rohani A.Helwa menemukan cintanya Allah SWT. Setiap kata dalam buku ini tersusun apik, puitis yang realistis. Tak jarang aku pun menitikkan air mata memahami maknanya.
A. Helwa adalah penulis yang andal. Bagiku, jika seorang penulis mampu menumpahkan isi hatinya dalam tulisan, dan dapat membuat pembaca menikmati apa yang dirasakannya; maka, dia sudah berhasil menjadi penulis. Berikut sedikit penggalan deskripsi yang mengajakku refleksi diri:
You do not need cell towers to reach God, you just need to plug into your heart because “He is with you wherever you are” (57:4), from the closest atom to the farthest star. God’s love makes the ocean shy with its depth and His mercy makes room for every sinner that comes repentant to His door. When the world goes to sleep, God is the One who is awake with you. God sees the tears you hide with smiles and He embraces the pain you think no one would understand. “Not even an atom’s weight in the heavens or the earth remains hidden from Him” (34:3). As one unnamed mystic poetically said, “God sees the black ant on a black stone in the darkest night, so how could He not see the pain of a faithful seeker (A. Helwa, 2020: p.38).
Kalimatnya menggetarkanku. Katanya, "kamu tak perlu menara untuk menghubungi Tuhanmu, kamu cukup tersambung pada hatimu karena "Allah bersamamu dimanapun kamu berada" (57:4), dari atom yang terdekat hingga bintang yang terjauh. Cintanya Allah membuat lautan pun merasa malu dengan kedalamannya dan belas kasihanNya memberikan ruang bagi setiap pendosa untuk datang bertobat ke pintu-Nya. Saat dunia terlelap, Allah satu-satunya yang terbangun denganmu. Allah melihat tangis yang kau sembunyikan dengan senyumanmu dan Allah yang merangkul pilu yang tiada satupun memahamimu...
Yang menarik dari buku ini, Helwa mendeskripsikan perjalanannya dengan merujuk pada surah-surah Al Qur'an. Buku ini bukan sekedar pengalamannya, tapi riset mendalam Al Qur'an dan Hadits. Seperti Helwa yang terlahir Muslim, membaca separuh buku ini, aku kembali memahami makna Islam dan Muslim lebih dalam, dari pendekatan cinta dan mencintai.
Janjiku, setelah selesai baca seluruh buku, aku kembali lagi dengan postingan baru. Jadi, sampai nanti ya!
Wah keren kak, aku jadi tertarik untuk membaca buku rekomendasi dari Kaka, tanks yaaaa
ReplyDeleteKapaan aku bisa baca buku harry potterku yg versi bahasa inggris yak , nafsu aja beli bacanya ga ngerti
ReplyDeleteterimakasih rekomendasinya kak
ReplyDeleteSudah terbayang bagusnya isi cerita dalam buku itu. Thanks rekomendasi nya kak. Next beli ah..
ReplyDelete