12. Investasi Diri di 2024

Awal tahun selalu diawali dengan ekspektasi yang baik-baik. Sebulan lalu di tahun 2023, aku menuliskan ekspektasi yang ingin kucapai di jurnal, ku pisah dalam lima bagian (edukasi, kesehatan, iman, hiburan dan keuangan). Sebagai bagian dari afirmasi dan efikasi diri, dalam 12 bulan ke depan aku harus belajar:

Taken from pexels.

Bahasa Baru

Aku pengen banget bisa berbicara bahasa Mandarin dan Spanyol, bukan hanya jadi pendengar pasif. Sayangnya, aku baru belajar pake Aplikasi Duolingo yang nggak ada fitur Feedback seperti di Elsa Speaking. Sementara ini, aku juga bisa belajar lewat aplikasi aja dan masiiiiiih dasar banget, karena aku pun masih harus meningkatkan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris. Aku pun masih harus mempelajari cara komunikasi dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, jadi nggak hanya diam dan pasif.

Mengatur Mood dan Waktu

Perasaan bosan menjadi tantangan tersendiri saat membangun kebiasaan yang sama terus-menerus. Sekarang, aku malah merasa durasi cheating time dari kebiasaan-kebiasaan positif malah lebih lama; biasanya cukup sehari aja malas-malasan, sekarang bisa seminggu. Aku pengen keluar dari zona cheating time ini, bulan Februari harus sudah pulang ke ritme produktif, seperti tahun 2022-Juni 2023. Aku sepertinya harus baca ulang buku Atomic Habit supaya lebih termotivasi dengan perubahan.

Tulis Menulis

Sejak ikut komunitas One Day One Posting, sedikit banyak aku belajar tentang niche dan gaya penulisan yang disukai pembaca. Dari awal, aku mau blog khusus Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, sepertinya aku masih harus menimbang-nimbang dan merencanakan niche mana yang paling cocok denganku, dan kemungkinannya berkembang. Aku juga masih harus belajar mengelola blog, berkomunikasi dengan orang-orang baru via WhatsApp atau grup blogger. Aku akui, aku tipe observer, yang ada dan memantau, susah sekali rasanya menyusun kata untuk sekedar berkomentar, maafkan.

Tahsin

Aku mengikuti kelas Majelis Tahsin Bersanad secara online sejak September 2023 karena aku merasa pelafalan Tajwidku yang masih jauh dari kata sempurna. Benar saja, setiap kelas, Ustadz Zul pasti menemukan letak kesalahan pelafalanku. Aku berharap aku bisa menyelesaikan kelas ini yang direncanakan setahun, dan bisa melanjutkan ikut di kelas-kelas lainnya. Aamiin ya rabbal alamin. 

Lari

Dua minggu terakhir sepatuku tak menyentuh aspal, bikin badan linu-linu. Pace lariku sebenarnya masih kurang bagus, hanya saja aku konsisten dua-tiga kali seminggu; lari juga masih disambi jalan cepat, dan pace di angka 11-13. Tahun 2024 ini, aku harus meningkatkan intensitas interval run, dan pace harus di angka 8-9. Aku tidak memimpikan Maraton di tahun ini, tapi setidaknya sakit pinggang dan sakit lainny jarang mampir aja udah senangnya masyaalah. 

Pengelolaan Keuangan 

Sebagai anak bahasa murni, dulu aku hanya suka menghitung uang masuk, dan tidak pernah memikirkan uang keluar karena melelahkan otakku. Akan tetapi, dua hal itu saling terkait, jadi sejak beberapa tahun lalu aku terus upgrade ilmu tentang pengelolaan keuangan dan perencanaan investasi. Ilmu Finance itu pun ternyata luas, teoritis yang aplikatif; tidak seperti Bahasa, aplikasi secara subjektif dengan intensif tiga bulan bisa meningkat. Nah khusus tahun ini, aku harus belajar investasi saham, dan belajar cara membangun bisnis yang baik.

Journaling

Kemampuan journalingku masih di bawah rata-rata, dan masih bermain stiker. Aku masih harus melatih tangan untuk menulis indah, jadi tidak tergantung pada stiker-stiker lucu. Journaling ini menghibur dan menyenangkan mata, apalagi dengan warna-warni kertas yang dipakai.


Memetakan pembelajaran apa yang mau dilakukan di tahun 2024 seperti membawaku memahami diri sendiri. Tema one day one posting lagi-lagi memberikan manfaatnya ke aku, perasaanku campur aduk, antara excited and worried. Semoga bisa konsisten dan tercapai semuanya. Aamiin 

Kalau kalian gimana perasaannya setelah menuliskan hal-hal yang ingin dipelajari 2024?



Comments

  1. Tahsin perlu baget ya kak untuk belajar lagi ilmu agama.. semangat, biar ilmu dunia dan akhirat sama sama seimbang.

    ReplyDelete
  2. Semangattt Kakk, manifesting dunia dan akhirat seimbang

    ReplyDelete

Post a Comment