Pada tanggal dan bulan pertama di tahun 2024 ini, di perjalanan menuju Pontianak aku mulai corat-coret apa saja yang harus kuceritakan pertama kali di blog ini. Tulisan tentang diri sendiri terasa menantang; tak begitu mudah karena introversi ku yang lebih dominan. Jika dilihat dari profesi, sifat, preferensi, sosial, atau kesukaan, mungkin lima frasa berikut cukup menjelaskan aku.
A logophile (a person who loves words and language). Sebagai linguis, aku tak ingin memposisikan diri sebagai ‘grammar police’ (polisi tata bahasa) yang selalu mengoreksi setiap kata atau Bahasa orang. Aku lebih tertarik dengan bagaimana orang-orang menyusun kata-katanya, membuatnya indah dan menarik hati pembaca. Aku mencintai kata-kata yang terucap, memperhatikannya dengan seksama, dan menikmati setiap rangkaiannya.
A homebody (Orang rumahan). Ibarat baterai HP 100%, energi sosialku mungkin hanya 40%. Aku mudah merasa lelah berada di luar rumah, di keramaian, atau jika terlalu banyak bicara. Caraku isi daya ulang adalah dengan berada di rumah, menikmati apapun sendiri. Aku menikmati Jumat subuh dengan Al Kahfi, menguatkan diri menyelesaikan satu surah sekali duduk secara cermat seperti charging jiwa, sendiri dengan ayat-ayatNya, menenangkan dan nyaman di hati. Saat di rumah, aku bisa betah berjam-jam di meja belajar hanya untuk journaling, membolak-balik notebook dan mengisinya dengan stiker-stiker warna warni, nonton Netflix beberapa jam sampai bosan, olahraga ke luar, browsing apapun, atau keluar rumah menikmati langit.
Sky and sunrise lover. Langit biru dan matahari yang terbit itu membuat hati riang. Aku menyadari perasaan ini setelah merasa hampa satu bulan tidak melihat langit yang cerah dan terkena cahaya matahari pagi akibat polusi udara. Cahaya matahari yang baru terbit itu hangat mengenai kulit, memandang jingga yang perlahan-lahan menguning memancari seluruh permukaan alam seperti alarmku untuk memulai hari. Mudah membuatku tersenyum bahagia, berkendara atau sekedar jalan santai di bawah langit yang biru. Foto sunrise di bawah ini kuambil di jam 05.43 pagi, dan langit biru di waterfront Sungai Kapuas Pontianak di jam 06.43 pagi. Not a runner but a starter. Kesukaanku dengan pagi, dan tipikal morning person umumnya, aku suka jalan kaki di hari Sabtu atau Minggu pagi. Dimulai dengan jalan santai, beranjak ke jalan cepat, belajar berlari kecil karena bermimpi jadi pelari ulung. Aku tidak menikmati olahraga karena berkeringat dan melelahkan; kasur pun selalu lebih menggoda hati dan pikiran. Apalagi dengan berat badan yang masih overweight ini, kaki serasa dibebani pemberat saat berjalan sudah 2 km. Hanya efek olahraga yang bisa membuatku menolak kasur. Rutin bergerak tiga kali seminggu baik untuk daya tahan tubuhku: sakit pinggang menyingkir, nafas lebih plong dan tidur lebih nyenyak. Foto di bawah ini dari aplikasi pedometer di hp, gerak terjauh yang kulakukan sejauh ini. An eco-enthusiast. Berkat dari berhubungan baik dengan beberapa aktivis lingkungan, dan terpapar isu pemanasan global dan perubahan iklim sepuluh tahun terakhir, aku mulai kebaikan untuk lingkungan dari diriku sendiri. Perlahan namun pasti aku mulai membawa bekal ke kantor sesering mungkin, mengurangi plastik, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan kertas, dan hal kecil lainnya. Komitmen cinta lingkungan ini membuatku tidak suka melihat orang buang sampah sembarangan, dan rasanya sedih melihat banyaknya plastik-plastik kecil bekas bungkus permen atau puntung rokok bertebaran di taman dan di sungai. Lucunya, sekarang aku malah memilih membaca kisah hewan-hewan di Mongabay daripada gosip-gosip artis: cerita tentang kucing hutan yang menggemaskan namun dilarang untuk dipelihara saat ini jadi lebih menarik daripada kisah cinta artis.
mbakkk, hidup anda positive vibess sekaliiii. lagi belajar untuk menjaga bumi juga. Mbaknya anak Linguis, sedangkan saya anak Sastra masih dilingkup yang sama. jujur, saya juga jatuh cinta dengan kata-kata yang terucap maupun yang tertulis.
ReplyDeleteHai Mbak, sefakultas beda peminatan berarti kita ya. Toss :)
DeleteKak, next time bikin postingan tentang journaling dong, aku suka penasaran soalnya
ReplyDeletesepertinya nanti di day 9 tentang kesehatan mental bakal bahas ini dikit deh Mbak Asri. hehe
DeleteMbak salam kenal ya, Mbak tinggal di Pontianak juga?
ReplyDeleteHai Mbak Ning, iya aku di Ponti. Sama2 tinggal di Pontianak ya kita.. Salam kenal ya Mbak.
ReplyDeleteWah samaan kak, aku juga orang yang bisa charge diri ketika berada di kos menikmati kesendirian dengan nonton film atau melakukan hal hal lainnya
ReplyDelete